tanggal 26

Image

Selepas magrib tanggal dua enam ketika mendapati kabar itu. Kabar yang memaknai malam jumat semakin panjang.

Dibalik kegarangan itu kamu menyimpan kesedihan. Ma’afkan saya kawan tidak membaca peringai itu dengan benar.

Karena kami pikir kamu telah mendapatkan semuanya sehingga kamu bisa memperlakukan orang dengan kasar. Ternyata saya salah kawan, kegarangan itu adalah karena dunia yang kamu mimpikan hanya memberi kamu luka yang dalam.

Sudah ku katakan bahwa saya hanya teman bukan rival. Oh ya, oh ya…. Ingatlah ini(seharusnya tidak perlu aku katakan karena saya berkali-kali menjelaskan ini sama kamu, ini hanya untuk mengingatkan) :

Saya adalah orang (perempuan) yang akan menentukan dengan siapa saya harus bertarung. Pertarungan dengan target jelas dan strategi yang membuat otak saya menari-nari. ooooh, tentu saja permainan ini sangat indah dan menantang bukan. Menjadikan hidup semakin hidup. Kita akan tertawa ketika menang dan menangis kertika kalah. Itu hidup. Dan kita perempuan yang kehidupannya dikendalikan oleh hormon (menyesakkan bukan?)

Tapi jika orang-orang menginginkan kita untuk bertarung, baiklah akan saya katakan dari sekarang bahwa kamu adalah pemenangnya. Saya tidak mau bertarung dengan kamu. Katakan saya pengecut dan itu lebih baik. Bahkan saya akan mencabut semua kekuatan dan menyerahkan semuanya untuk kamu. Agar kamu tahu saya tidak ingin bertarung dengan kamu. In any kind way.

Jika ada orang yang menginginkan kita bertarung, kamu tentu tahu saya akan bagaimana. Mungkin saya akan berbalik dan mengajak orang itu untuk bertaruh.

Dan sungguh kabar ini telah membuat, jatah tidur saya semakin berkurang. Bahkan di hari Minggu yang cerah ini, selepas bermain-main dengan facebook saya beranikan diri untuk mengunjungi ‘halaman’ rumah Facebook-mu. Iya, namanya stalking… pernah kah kamu melakukan stalking? Dan berapa kali, untuk apa?

Kalau saya karena kabar tanggal 26 itu. Sungguh ini sangat mengusik. Dengan membaca ‘halaman’-mu. Saya semakin merasa jika kamu sedang menderita dan mencoba untuk bangkit. Meng-copas motivasi, menulis tentang getir kehidupan. Menggambarkan keadaan kamu yang tengah Resah tingkat nasional. Berusaha bangkit dengan membaca motivasi yang bertebaran di media sosial.

(tentu saja, karena halaman facebook saya isinya selain pemandangan, target hiking dan barang dagangan, jika ada yang membagi cerita motivasi saya akan mengomentarinya dengan satu kata : HOAX).

Saya tahu kamu adalah orang yang baik, tidak garang seperti selama ini orang-orang sangka.

Dan saya yakin kamu sanggup melewati ini. Toh, kita adalah perempuan-perempuan yang percaya pada hal ini. Walaupun rasa percaya ini hanya lamat-lamat berkelebat dalam hati. Diantara amarah-amarah yang menggelegar menutupi nalar. Percaya bahwa Tuhan memberi kita ujian sesuai kemampuan kita.

Dan asal kamu tahu, keputusan kamu Sebulan yang lalu telah mempengaruhi kami gara-gara kabar tanggal 26. 2 orang lain yang pernah hadir dalam hidup kamu. Dimana 2 orang lain ini ketika mendengar kabar kamu terdiam dan berurai air mata.

Kehidupan memang kasar dan keras. Semacam kertas ampelas yang membuat kayu menjadi lembut. Rasanya, menurut saya seperti itu. Tuhan memberi kita kertas ampelas untuk menjadi kita berjiwa Lembut bukan lembek.

Kehidupan tidak akan membawa kita ke masa seperti dulu, dan saya pun tidak mau seperti dulu. Tapi apa yang kita ingin tawarkan kepada mu? Sebagai 2 orang lain yang pernah ada adalah kehidupan mendatang yang lebih baik. kehidupan yang terbentuk karena kita belajar dari masa-masa sekarang. Bersyukur, Tuhan menyertai dan kita selau diberikan lebih dari apa yang kita inginkan.

Semoga Tuhan tetap menjadikan kami sebagai orang bersyukur

Image

Iklan

Tentang bioeti

If Love is chemistry so i must be the science freaks. Made from flesh and blood with angel and demon inside. An Animal Lover
Pos ini dipublikasikan di Me dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s