Ini tentang perasaan

“Senja itu bukan sekedar penanda waktu?” Ujarku, sambil menatap cahaya keemasan di langit.
Kamu hanya terdiam, tak bergeming. Ekspresi konstan yang kamu pakai dari awal hingga senja turun untuk mengantarkan matahari ke sisi bumi lainnya.
“Tapi sebuah perasaan…” lanjutku.
Kamu langsung tertawa , tak kusangka kamu akan merespon seperti itu. Padahal aku sedang berpuitis. Heiii… tahu kah itu????!!

“Mengapa tertawa?”
“Oh, salah ya… ma’af

,” jawab kamu. Dengan tidak ada sedikit pun ada rasa bersalah.
Kini giliran aku yang terdiam. Laki-laki memang susah, tidak peka, tidak mengerti. Umpatku dalam hati.
“Kamu pencinta senja?” Tanyanya. Lalu kamu melirik ke arahku.
Berhasil… berhasil… berhasil.. pekikku dalam hati. Tahu kah? Aku selalu menyimpan rasa suka padamu. Dan sekarang aku bisa melukiskannya langsung. Kita berdua di sini. Berharap Tuhan tidak memberiku rasa yang salah.
Aku mengangguk, “kamu?”
“Tentu saja, tak ada alasan membencinya,” jawab kamu dengan enteng.
Terlalu diplomatis, kataku dalam hati. Aaah, memang benar dia bukan laki-laki yang sensitif. Tapi jika dia sensitif aku tidak yakin apakah dia suka aku, maksudku suka perempuan. Lalu aku geli sendiri memikirkannya.
“Aku tebak!” Serunya, “kamu pasti takut gelap?”
“Ya… semua orang takut gelap. Memang kamu tidak?”
Kamu menggeleng, “ah, sudah kuduga. Pencinta senja rata-rata takut gelap. Padahal senja mengantarkan pada kegelapan.”
“Kegelapan dan mahluk-mahluk seram bermunculan.” Lalu kamu tertawa dengan puas. Samar-samar aku mulai melihat seringai yang membuat kamu menjadi asing.
Dan saat itu pula aku mulai ketakutan ketika matahari sudah benar-benar tenggelam Dan kami masih berada dalam balon udara yang berada entah dimana dengan seseorang yang ku sangka aku menyukainya.

Iklan

Tentang bioeti

Blogger pemalu tingkat pemula Part of Blogger Bandung | KEB | Blogger Perempuan | 1 Minggu 1 Cerita reach me at bioeti@gmail.com
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s