Punteeen………………..? Manggaaa….

Terinspirasi dari status seseorang di Facebook yang melakukan eksperimen kecil-kecilan seputar penempatan kursi di sepanjang trotoar jalan Asia-Afrika dan jalan Braga. Eksperimen murah meriah (sebenarnya gak ada biayanya sama sekali deng…) tapi menantang buat dicoba.
Beliau ingin tahu, apakah masih ada orang yang mau menjawab mangga jika dia menyapa punten?
Menurut beliau penempatan kursi di trotoar pastinya akan banyak orang yang melewati dan terlewati. Jadi masih sudikah kita bilang permisi?
Dan hasilnya …. jreng jreng jreng jreng!
Hanya sedikit saja yang mau menjawab  “mangga” ketika beliau menyapa “punten” .
Kemungkinan hal itu terjadi karena :
1. Kondisi jalanan yang bising, hiruk-pikuk. Sehingga tidak terdengar dengan jelas.
2. Terlalu asyik menikmati jalan Braga / Asia-Afrika dengan orang tersayang, hingga tidak menyadari ada yang lewat sambil berkata “punten” . Serasa dunia milik sendiri yang lain ngontrak tea, saking khusyu-nya sampai lupa di pinggir ada tong sampah dan keukeuh nyampah di kursi. Teuteup! Mani konsisteeen… *eits, gak nyambung yaa?

image

Terlalu khusyu jadi tidak tahu ada tong sampah di sampingnya

Hari minggu kemarin saya melakukan ekaperimen yang sama. Saya berjalan kaki menuju sebuah supermarket yang suka ngasih kresek kuning buat barang belanjaan. Dan ini hasil eksperimen kecil saya.
Kumpulan bapak-bapak dan aa-aa yang sedang mengasah batu akik mendominasi kerumunan di jalan.
Kelompok kedua adalah ibu-ibu yang membawa anaknya bermain sambil ngasih makan. Mengejar-ngejar, sambil bergosip juga, sambil menawarkan produk juga. Lebaran semakin dekat tidak ada salahnya buat siap-siap. Kegiatan ibu-ibu, mamah muda memang sangat beragam. After all kami adalah kaum multitasking. Betul tidak betuuul? 😀
Disusul oleh kelompok ABG unyu-unyu, alay-alay, ada yang berkostum olahraga
pula sambil diskusi gadget.
Sisanya sih, lebih perorangan. Semisal akang yang nongkrong sendirian, teteh yang bertopang dagu dekat pot kembang. Mungkin mereka mewakili kaum yang mengalami malam minggu muram atau tidak kebagian berfoto di Alun-alun.
Oh ya, ada juga yang sedang menjemur pakaian.
Meskipun eksperimen dilakukan di jalan kampung (sebut saja begitu), hasilnya tidak jauh berbeda dengan eksperimen yang dilakukan di jalan Asia-Afrika dan Braga.
Kelompok pertama milik para pemilik cincin bertuah, dalam satu kumpulan yang biasanya lebih dari 5 orang hanya satu dua saja yang mau menjawab. Sisanya tidak peduli. Batu sangat menguras perhatian rupanya. Malah ada kumpulan yang tidak menjawab sama sekali. Tapi mungkin jika yang lewat itu Julia Perez atau Farah Quinn
Responnya pasti lain.
Kelompok kedua pun demikian. Ada pula yang memperhatikan saya terlebih dahulu dengan seksama sebelum menjawab. Tatapan penuh curiga, bukan tatapan menganggumi yang saya kenakan. Hehehehe….. Tenang ibu-ibu, saya bukan petugas penagih cicilan :D.
Kelompok ketiga para kaum muda yang penuh semangat. Ternyata kelompok ini pun malah hampir dipastikan tidak menjawab sapaan punten saya. Saya lupa karena kupingnya ditutupi earphones dan mereka berbicara melalui line, wechat, whatsapp, bbm dan sebangsanya.
Untungnya sebelum saya memasuki supermarket, ada aa membungkuk seperti sedang menyembah sepedahnya sambil terengah-engah. Si aa bertatto ini langsung menjawab mangga ketika saya berkata punten.
Tentu saja ini membuat hati saya girang. “You’re rock!!! Aa…” tanpa sadar saya ngomong itu sampai Si Aa kebingungan.
Uppss! maksudnya bukan rock sejenis batu bacan, pancawarna, opal dan teman-temannya. Tapi rock yang terjemahan bebasnya: kereeeen…..

Iklan

Tentang bioeti

If Love is chemistry so i must be the science freaks. Made from flesh and blood with angel and demon inside. An Animal Lover
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s