Naik Damri Versi Terbarukan

Akhir-akhir ini jadi sering naik bus Damri. Di bulan Juni sampai tulisan ini diturunkan (meui gaya nyaa…) sudah tiga kali saya naik bus Damri. Sebuah rekor yang saya catat sendiri karena biasanya nebeng. πŸ˜€
Bus Damri sekarang nyaman, beda dengan bus-bus Damri beberapa waktu lalu. Eh, tapi, di terminal Leuwi Panjang masih banyak juga bus versi lama, mungkin tinggal nunggu saatnya sebelum dapat giliran diganti.

Dan ini pengalaman saya naik Bus Damri versi baru.
Cara duduknya menyamping mirip seperti duduk di angkot. Bedanya lebih nyaman, ber-AC dan tidak ada pengamen sepanjang perjalanan. Tak perlu takut, pengamen dengan kostum sirkus dengan SOP kata-kata pembukanya begini: “daripada menodong, mencuri… satu perak dua perak… harta tidak dibawa mati… bla bla bla bla…”
Mungkin pada saat menunggu satu atau dua pengamen masih bisa menyanyi dengan posisi yang sedkit harus mereka sesuaikan. Biasanya kan mereka kalau ngamen nyender ke salah satu jok, nah ini mah gak bisa. Jadi mereka gugup sendiri. panggungnya juga lebih luas. Mereka jadi deman panggung gitu. πŸ˜€

Berikut beberapa gambar yang bisa dilaporkan.

image

image

image

Selain soal pengamen, di bus baru gak ditemukan penjual yang suka membagikan produknya terlebih dahulu. Gak peduli kita sedang nelpon, membaca atau bercerita dengan kawan seperjalanan, itu produk langsung jatuh ke pangkuan kita. Ketika kita asik membaca, produknya mendarat diantara halaman.Β  Ini semacam bentuk ujian kesabaran.

image

image

Kondisi bus bersih dan tugas kita adalah memelihara termasuk di dalamnya tidak boleh mengotori atau menyampah. Tidak boleh nyamah bergerilya dengan menyempil-nyempil begitu dapat celah atau meninggalkannya dengan sengaja. Tidak menyampah dalam bentuk barang maupun perkataan.

Nah, kalau ini foto capture yang saya ambil dari status penulis Berbahasa Sunda yang sudah kawentar.

image

Dan ini satu lagi dari si mamang yang sedang berjuang dengan gerakan keuyeup apu untuk menyelamatkan peradaban dunia.

image

Itu salah satu kenyataan yang ada dalam bis.
Yaa… semoga dengan bus baru ini bisa mengasah rasa kepedulian kita buat sesama. Suatu saat neng-neng akan berubah menjadi emak-emak. Dan semoga Para mamang-mamang tetap konsisten merelakan tempat duduknya buat para emak-emak. Jangan diskriminasi buat mamih-mamih muda melulu tapinya dan emak-emaknya veteran tetap dikesampingan. Jangaaan aaah…

Oh ya, buat sensasi dan pengalaman memantau ekosistem di sana. Kita cukup bayar Rp.5.000,- saja πŸ˜€

image

Iklan

Tentang bioeti

If Love is chemistry so i must be the science freaks. Made from flesh and blood with angel and demon inside. An Animal Lover
Pos ini dipublikasikan di fenomena dan tag , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Naik Damri Versi Terbarukan

  1. kalau daerahku belum ada mak.. hanya sebatas kota besar aja yakni solo batik solo trans tapi masih seperti pada umumnya tempat duduk itu hehe… surakarta indonesia

  2. Reza Andrian berkata:

    Cakep nih bus Damrinya. Tapi kalau di kotaku, Di Bengkulu, busnya kurang nyaman sehingga orang lebih memilih untuk naik kendaraan pribadi πŸ˜€
    Iya gitu, anak muda mah biasanya gak mau ngalah sama orang-orang tua. Semoga mereka bisa cepat sadar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s