Kali ini: The Revenant!

Film-film Kakang Prabu Leonardo DiCaprio memang selalu masuk wish list saya. Hampir semuanya film-film beliau saya tonton kecuali Titanic. Untuk film yang satu itu mungkin ada sedikit kecemburuan sosial.

Selain faktor Leonardo DiCaprio sebagai pemeran utamanya, ketertarikan saya dengan film The Revenant adalah sutradaranya,  Alejandro González Iñárritu. Pertama kali nonton film beliau adalah Amores Perros. Dan saya langsung jatuh cinta dengan gaya penyutradaraanya. Setiap kali ada film baru dia langsung deh, berburu.  Selain Alejandro González Iñárritu, sutradara favorit saya adalah Martin Scorsese. Kabar bagusnya Pemain utama film-film Martin Scorsese sering kali Leonardo Dicaprio, Seperti Gangs of New York, The Aviator, Shutter Island, Departed dan Wolf of Wall Street.

Sekarang  Leonardo DiCaprio dan Alejandro González Iñárritu, itu rasanya seperti mendapat paket combo.

TheRev_fb_profile_pic

Di film ini tidak akan ditemukan Cowok Ganteng, Cowok Alay atau Unyu.

The Revenant diadaptasi dari Novel dengan judul sama karya  Michael Punke. Menceritakan Hugh Glass, seorang pemburu yang mendapat musibah ketika sedang menjalankan misi. Kemahnya diserang oleh sekawanan orang Indian dan terpaksa mereka harus menyelamatkan diri. Dalam usaha penyelamatan, Hugh Glass diserang  beruang grizzly. Hugh Glass yang terluka cukup parah menjadi beban bagi kelompoknya, sehingga ada yang menyarankan untuk membunuhnya tetapi ada juga yang bersikukuh Hugh Glass untuk dibawa kembali.No matter what kondisinya.

Keserakahan John Fitzgerald yang diperankan Tom Hardy membawa mereka berpetualang. Sesuai hukum alam keserakahan hanya akan menimbulkan bencana. John Fitzgerald akhirnya mati, jasadnya hanyut.

Ada beberapa adegan yang membuat cangkeul, menurut saya mah. Banyak pula adegan yang berdarah-darah yang cukup membuat kita berpikir, “nanti kita bisa makan gak yaaa… kalau mengingatnya.”

Ya, adegan yang cukup untuk men-sugesti kalau lagi diet. Mengingatnya dijamin nafsu makan akan berkurang atau kalau tidak kuat bisa muntah.

Misalnya adegan makan ikan mentah, makan hati bison mentah. Dan satu lagi adegan membedah kuda. Kalau menurut saya agak janggal juga, Kang Leo membedah kuda lalu mengeluarkan isinya. Banyak darah di sana. Terus Kang Leo masuk ke badan kuda untuk menghangatkan badan. Besoknya dia keluar dan tidak ada darah yang menempel. Tapi saya sih gak tega melihatnya makanya ketika adegan itu saya memilih merem.

Ada lagi yang saya suka dari The Revenant, view-nya itu. Hamparan salju, hutan dan sungai yang airnya bening. Keren sekali. Mungkin ada keinginan untuk berkunjung ke lokasi syuting The Revenant yang indah itu. Tapi sisi lain saya sih sudah merasa cukup melihatnya dari film ini. Takutnya nanti kedatangan saya malah merusak. Maklum kadang suka gak kuat nahan ambisi alay buat futu-futu. Belum lagi jika di sana gak ada toilet. Wah, saya malah membayangkan kerusakan jika ada serbuan kaum alay yang mendatangi tempat itu buat sekedar futu-futu.

Bercerita soal keindahan alam, sudah pada tahu kan kalau Kang Leo menyumbangkan kekayaanya untuk hutan di Sumatera. Beritanya bisa dicari lewat bantuan Mbah Google, ini salah satunya. Patut untuk dicontoh karena dia juga seorang pemerhati Lingkungan. Kalau menurut saya sih, gak perlu jadi Leonardo DiCaprio dulu atau punya uang berpuluh-puluh M buat ikut menyelamatkan lingkungan. Ikut mensukseskan #BebasSampah2020 juga sudah sumbangan besar buat lingkungan.Mengurangi penggunaan plastik (kresek) buat belanjaan. Bawa kantong sendiri. Seperti yang dicanangkan hari ini di beberapa kota dalam rangka Memperingati Hari Peduli Sampah, 21 Februari 2016.

bebas sampah

Sumber : Fans Page Ridwan Kamil

FYI, saya nonton The Revenant di CVG Blitz – Miko mall Bandung. Tempatnya lumayan dekat dari rumah. Bersih dan nyaman pula.

Jpeg

Tiket nonton yang bisa diikutkan dalam lomba

Saat menonton film ini sempat khawatir karena waktu itu ada serbuan ABG. Rupanya mereka menonton film di studio sebelah. Beruntunglah mereka tidak menonton The Revenant. Kalau ikut wah, bisa recet di dalam studio.

Oh ya,  Ehhm… selain nyaman, tiket nonton bisa diikutkan dalam lomba ternyata. Cara lomba setiap film pasti beda-beda, tidak semua film mengadakan lomba. Kalau penasaran mending lihat langsung dan  follow fanspage-nya saja. Lumayan laaah,saya juga menang. Alhamdulillah. 😀

Terima kasih CGV Blitz, semoga turut serta dalam rangka Indonesia #BebasSampah2020

1-minggu-1-cerita

Iklan

Tentang bioeti

Blogger pemalu tingkat pemula Part of Blogger Bandung | KEB | Blogger Perempuan | 1 Minggu 1 Cerita reach me at bioeti@gmail.com
Pos ini dipublikasikan di fenomena dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s