Ubah Mind Set Berinvestasi bersama klikMami

 

Untuk urusan investasi mendadak jadi pemikir. Banyak alasan buat menunda dan akhirnya (biasanya) malah berakhir ‘menabung’ di gerai-gerai yang tersebar di mall alias belanja-belanji. Eh, ini juga investasi atuh laaah, investasi di penampilan dan pelampiasan, *alasan.

Banyak pertimbangan ketika ditawari untuk berinvestasi. Hal pertama yang terbersit dalam otak adalah ‘harus punya berapa duit?,’ pastinya tidak sedikit. Kalau cuma jadi karyawan dengan gaji UMK atau pelaku UKM  (baca: Usaha Kumaha Maneh) akan mikir seribu kali. 

Dana cadangan (dana darurat) memang diperlukan, ketika sewaktu-waktu kita membutuhkan. Tapi disimpan sebagai tabungan apakah itu sudah membuat tenang? Perlu kah untuk berinvestasi? apakah dengan nabung saja sudah cukup? Ada dua alasan signifikan untuk menjelaskannya.

  1.  Jika tabungannya sedikit are you sure uangnya akan bertambah? jangan-jangan malah berkurang seperti gambar ilustrasi di bawah iniP_20160430_223523_LL.jpg
  2. Waspada Inflasi. Tentunya ada perubahan nilai. Misalkan nilai seribu rupiah sepuluh tahun lalu dengan sekarang.  Dulu bayar angkot jarak dekat cukup seribu sekarang mah bayar seribu jarak segitu dimaki-maki.1462088565178_fx.jpg

 

Beragam pilihan berinvestasi. Orang tua, terutama mamah selalu menyarankan investasi di emas, tapi cenderung sebagai perhiasan bukan dalam bentuk emas batangan. Ya,lumayan sih selain disimpan bisa juga dipamerkan. Eugh, salah maksudnya dipakai sekali-kali.

Jenis investasi lainnya adalah deposito, rumah kost atau saham. Semuanya memerlukan dana yang cukup besar dengan resiko yang besar pula. Misalkan saja rumah kost. Dana untuk pemeliharaan tentu memerlukan jumlah yang tidak sedikit.Ditambah dengan perilaku dari penyewa. Bagaimana jika rumah kost itu disewa oleh pelaku terorisme, bandar narkoba atau pasangan kumpul kebo. Padahal mereka memberikan uang sewa yang lebih dari yang kita tawarkan. Ini pasti membuat dilema antara moral dan keinginan.

Bukannya untung malah buntung. Hati-hati pula ketika berinvestasi kita tergiur dengan keuntungan berlipat-lipat. Karena bisa jadi itu investasi sesat atau investasi bodong.

 

Sebetulnya kapan harus berinvestasi? Semua orang juga sudah paham jawaban teoritisnya adalah sekarang, tetapi pada prakteknya banyak yang menunda. Selain alasan di atas tadi ada lagi, prosedur untuk berinvestasi cukup membuat rumit.

Sekarang gak perlu khawatir dengan hal-hal tadi. Manulife Dana Kas adalah produk reksa dana yang bisa dijadikan solusi dana darurat. Selain karena investasi lebih menguntungkan, dana bisa ditarik kapan saja, risiko terkendali, mudah dan aman. Rahasia terjaga pula.

 No worries. Caranya tinggal  klikMami.com, investasi mudah bagi orang-orang pemalu seperti diriku. Mewakili orang-orang awam untuk berinvestasi. Tahu investasi itu perlu tapi belum insyaf dan tidak mengerti harus mulai dari mana. Pemula nan pemalu yang kelimpungan ingin berinvestasi tapi berakhir tragis dengan menyetorkan dana tunai ke gerai-gerai di mall.

Tak perlu menunggu uang bejibun dulu, dengan seratus ribu rupiah kita bisa mulai menjadi investor (keren banget yaaa, seorang investor gitu lho…)

manulife1.PNG

Tampilan klikMami.com

Selama di daerah kamu ada yang jualan pulsa, yang artinya di sana masih dirambah oleh sinyal, hilangkan keraguan itu. Meski tempat tinggal kamu tidak tercantum dalam google map, tapi dari sana kamu masih bisa pasang status di medsos, gak perlu khawatir. Tinggal ikuti saja langkah-langkah pendaftarannya. Semua isian dalam bahasa Indonesia jadi gak perlu galau sampai tingkat dewa. Lengkapi data-datanya dan setelah beres tunggu saja costumer service akan menghubungi kamu. See, it is easy. As easy as 1,2,3.

Capture.PNG

 

Iklan

Tentang bioeti

Blogger pemalu tingkat pemula Part of Blogger Bandung | KEB | Blogger Perempuan | 1 Minggu 1 Cerita reach me at bioeti@gmail.com
Pos ini dipublikasikan di Blogger Bandung dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s