[RoadBlogBDG] : Pembelajaran bagi Seorang Blogger Amateur yang Profesional

Once upon a time, di sebuah cafe shop seputaran jalan Dago.

Berhubung perut saya masih menganut pola tradisional dan minum kopi itu berefek seperti melihat mantan.Bikin deg-degan dan baper tidak karuan. Jadi kegiatan saat itu saya hanya mendengarkan seseorang yang sedang ngutruk.

Sang Pengutruk mengatakan kalau sekarang ini, banyak yang ngaku-ngaku blogger. Padahal mereka cuma nulis se-iprit. Nulis asal-asalan Tidak terpikirkan saya untuk mendebat apalagi menyerang balik beliau. Pasalnya saya juga pelaku nulis asal-asalan itu 😀 . Saya adalah seorang profesional amateurrrr. Seorang amatir yang profesional. Begitu juga urusan tulis-menulis yang sekarang medianya adalah blog. Bukan buku diary lagi.

Jadi sejak hari itu, meski blog saya itu bisa dikendalikan dengan semaunya. Isinya curhat kegalauan melulu, dan tentu saja saya belum pantas menyandang gelar blogger karena konten se-enak udel. Tetapi saya bertekad harus belajar bagaimana membuat blog yang baik dan benar. Setidaknya tidak jadi sumber ngutruk bagi orang lain.

Kesempatan itu tiba, pada tanggal 14 Mei 2016, bertempat di hotel Best Western Premier La Grande. Acara ini merupakan rangkaian tour di sepuluh kota.

P_20160514_082724.jpg

Welcome Blogger Bandung

Acara dipandu oleh MC kondang di dunia… (dunia blogger maksudnya) Bang Raja Lubis 😀 . Pada pembukaan disuguhi penampilan band impor dari RRC (Republik Rakyat Cisitu). Ini kali kesekian saya menyaksikan aksi mereka.  Tidak  hanya lucu tapi unik. Mereka tidak tampil sebagai pembuka saja tapi mengantarkan pada sesion ke-2. Oh ya, kali ini selain gitar alat musik yang dipakai adalah ‘Udu’. Konon kata salah satu personilnya (mereka cuma terdiri dari dua orang sebenarnya) ‘udu’ berasal dari Nigeria. Di negara asalnya udu dipergunakan oleh kaum wanita untuk mengiringi do’a. Mendo’akan para suami yang akan berperang. Senang sekali mendengarkan riwayat ‘udu’ ini.

 

Cara memainkan ‘udu’ persis seperti Aladin yang sedang butuh pertolongan jin. Ditepuk-tepuk manis. Cuma saking enaknya sang penabuh udu menepuk-nepuk sampai lupa jinnya menampakan diri untuk menawarkan 3 permintaan.

Band Import dari RRC

Band Impor dari RRC

Setelah band impor menunaikan tugasnya, lanjut ke acara utama.

Yang tadi Pagi Gak sempat mandi, angkat Tangannya!!

Yang tadi Pagi Gak sempat mandi, angkat Tangannya!!

Pada sesi ini saya berkenalan dengan Excite. Jika belum tahu excite, berarti anda senasib dengan saya.  Nah, ini adalah salah satu keuntungan mengikuti acara ini. Meng-upgrade ilmu. Setelah berkenalan dengan Excite yang dibawakan cukup kekinian oleh Kang Aldy  Terren, kami disuguhi dengan 3 materi dari 3 pembicara yaitu Pak Doddy dari LSF, Lembaga Sensor Film, Kang Bari dari Traveloka dan Pak Nur Hasan dari Pegadaian.
Semua informasi yang mereka sampaikan sangat menarik, meskipun ada sedikit gangguan teknis pada saat pemaparan.
Paparan dari Pak Doddy mengenai pentingnya swa sensor alias sensor sendiri untuk tontonan.
Apa yang disampaikan Pak Doddy memang sebuah kekhawatiran yang dirasakan oleh hampir sebagian besar orang tua. Mengenai memilah dan memilih hiburan. Dalam hal ini film.
Sering kali kita kecolongan. Contoh kecilnya, ketika kita mengantri untuk film keluarga yang aman untuk anak-anak eh, di loket antrian bioskop mereka memutar thriller film-film dewasa. Atuh bangkar yaa…

Siapa yang tidak kenal Traveloka, apalagi sekarang pas bulan puasa iklan-iklannya cukup mudah diingat. Alur ceritanya yang lucu sehingga menempel terus diingatan. Akhirnya kemana pun kita mau pergi cek langsung ke Traveloka dulu. Kang Bari yang kaleuuum memaparkan apa itu Traveloka dengan bantuan video tak kalah lucu dari iklan Traveloka di media elektronik.
Jika Traveloka menawarkan sebuah kemudahan cara berpergian, apalagi menyongsong libur lebaran dan libur sekolah. Pak Nurhasan memberikan alternatif untuk berinvestasi. Ayoo, ingat THR jangan ditandaskan begitu saja. Sisakan sedikit untuk berinvestasi. Investasi dengan uang sedikit tapi dapat emas. Di Pegadaian ini solusinya. Tabungan emas. Nih, saya sudah nulis sedikit tentang tabungan emas di Pegadaian.

Sepatu-nya keren Mbak Al, upsss gagal fokus

Sepatu-nya keren Mbak Al, upsss gagal fokus

Lanjut ke sesi ke dua setelah makan siang. Giliran dari Bank Sinar Mas. Cara mudah memiliki tabungan. Hanya dengan ujung jari.
Disambung mbak Anis Dari genfix. Genflix adalah sebuah layanan video premium. Dengan film-film yang dijamin bikin betah. Ada anime, drama Korea bahkan film-film klasik.

Semua sesi dipandu oleh Mbak Alaika, seorang blogger profesional yang bisa kepoin juga tuh ilmu-ilmunya.

Setelah break sesi kedua. Ini adalah sesi yang paling ditunggu. Materi dari Bang Aswi dan dari Kang Argun.
Bang Aswi sebagai Pejabat tertinggi di Blogger Bandung yang memberi materi mengenai cara menulis blog yang enak.
Hiiii, saya mengambil istilah enak 😀 . Maksudnya enak nulisnya, orang yang bacanya pun enak. Kalau Bang Aswi sendiri mencontohkannya dengan penyanyi asal Jepang bernama Yui. Alhamdulillah, saya baru tahu juga mengenai Yui ini. Kalau tidak ikut event Road Blog saya gak akan kenal Yui sepertinya.  Jadi begini tips menulis blog menurut Bang Aswi yang direpresentatif-kan oleh Yui :

  1. Membaca. Setuju banget mengenai membaca ini. Termasuk membaca pikiran dan isi hati pengunjungnya. Hehehehe…
  2. Tulis lah pengalaman. Hal-hal yang dialami sendiri, sehingga tulisan ada feel-nya.
  3. Atur blog sedemikian rupa, buat sederhana (template/widget), agar pembaca betah dan nyaman bermain di rumah(blog) kita.
  4. Tulis. Sering menulis. Catat setiap ide yang muncul.
  5. Renungkan (Evaluasi). Edit sehingga pas dan sesuai.
  6. Naris. Ini mah, difasilitasi oleh medsos. Jadi jangan bingung. Sebarkan tulisan, biarkan menuju takdirnya.

Pada event ini Bang Aswi juga menjawab kegalauan saya apakah harus bermigrasi ke .com atau tetap berada dalam posisi adanya (wordpress /blogspot). Menurut Bang Aswi yang masih bertahan dengan status apa adanya itu karena dia lebih fokus pada konten. Kalau begitu baiklah, saya pun sepertinya mendapatkan pencerahan mengenai hal ini.

Setelah konten bagus, bagaimana menjadi viral dan booming kemana-mana. Ini dibahas oleh Kang Argun.  Jika dalam serial Avatar, Kitara adalah pengendali air dan Aang sebagai Avatar pengendali Api. Nah, Kang Argun ini boleh lah disebut sebagai pengendali Pejwan di google. Agar tulisannya terindeks oleh google dan muncul di halaman pertama. Teknik SEO yang baik dan benar. Tapi ada tapinya. Pengakuan Kang Argun yang berawal sebagai seorang blogger, jiwa bloggernya menurun karena fokus pada SEO.

Kang Argun, pengendali Pejwan

Kang Argun, pengendali Pejwan

Sayangnya materi dari Kang Argun sangat singkat. Mungkin ada pelatihan khusus atau waktu yang diberikan pada Kang Argun ditambah lagi. Karena sesungguhnya membuat saya penasaran. Mengutip komentar teteh Langit Amaravati, pelatihan ini membuatnya hareeng. Saya pun demikian. Menjadi deman tapi gak sampai berdarah-darah.

Di acara ini saya bertemu dengan Ibu Meta. Bahkan saya duduk disampingnya. Saya sering mendengar beliau dari adik saya. Beliau adalah seorang konsultan wirausaha. Tapi bisa ditemui di sini.  Hebatnya event ini, karena bisa bertemu dengan orang-orang hebat yang bisa kita download ilmu-nya. Tinggal kita siapkan saja wadahnya. Jangan lupa kapasitas memori-nya biar tidak kolaps dan tumpah kemana-mana.

Setelah mengikuti Road Bloag. Banyak hal yang harus saya benahi. Dari cara nulis, konten tulisan hingga teknik SEO. Jadi Pe-er selanjutnya adalah tetap menulis dan buat tulisan itu bermanfaat, jangan membuat kisruh apalagi rusuh.

Ibarat sebuah pisau dengan ketajamannya yang bisa melukai sekaligus bisa bermanfaat.

Semoga RoadBlog Tahun depan bisa mengikuti lagi.

 

 

 

Iklan

Tentang bioeti

If Love is chemistry so i must be the science freaks. Made from flesh and blood with angel and demon inside. An Animal Lover
Pos ini dipublikasikan di Blogger Bandung, fenomena dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke [RoadBlogBDG] : Pembelajaran bagi Seorang Blogger Amateur yang Profesional

  1. roosmadewi berkata:

    Yeaaa ada tulisan lengkaff dan kinclong

  2. Alma Wahdie berkata:

    Wah! Aku banget tuh teh. Nulis semaunya x_x Amateur syekaliiii diri ini x_x
    Thanks for sharing, Teh. Nambah ilmu deh aku :*

  3. dianramadhani berkata:

    halo mbaa… kita ketemu kamren ya disana..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s