Jelajah Rasa di Warung SPG

Sambil menunggu 3 jam untuk pemutaran film {Rudy Habibie}, yang akan diputar pukul 18.40. Dan demi diet yang diagung-agungkan setelah hari raya. Agar liburan tidak menyisakan 2 Kg lemak. Maka, kami sengaja cap-cus untuk mencari kuliner dengan kategori wareg dan tidak merampok dompet. Soalnya kalau makan diatas jam 19.00, katanya akan merusak diet.Gak boleh. šŸ˜€

Kali ini kami mencoba warung SPG yang letaknya di jalan Balong Gede. Di Kota Bandung juara tentunya. Ada beberapa cara akses kesana. Kalau dari arah Asia -Afrika, setelah Gedung Merdeka ada Bola Dunia kita sedikit ke kiri. Menyebrang. Masuk ke jalan yang ada di SampingĀ bioskop legendaris. Bioskop Dian namanya. Betul bioskop yang ada relief pada dindingnya. Susuri saja jalan tersebut. Dekat sekolah SMP dan SMA. Jalannya satu arah.

Jika dari arah Kebon Kalapa (ITC), nanti ada belokan ke kanan. Belakang Pendopo, Rumah dinas Pak Wali.

Tidak sulit menemukan warung SPG, selain Papan penanda (Tulisannya) mudah dikenali. Di sana akan terlihat pemandangan antrian. Antrian manusia-manusia yang kelaparan. Salah satunya saya.

Jpeg

Antrian di Warung SPG

Antrian ini untuk mendapatkan nasi dan Ayam serundeng. Di sini kita diperbolehkan untuk mengambil sendiri nasinya juga memilih bagian ayam gorengnya. Dada atau paha. Silahkan saja, kecuali sambal ijo. Pembagian sambal akan dilayani oleh pihak warung SPG. Ternyata dan ternyata banyak orang yang meminta sambal extra. Jadi kemungkinan itu alasan mengapa diberlakukan spesial untuk pembagian sambelĀ ijo.

Menu yang ditawarkan cukup sederhana saja. Seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.

Jpeg

Menu di Warung SPG, Antriannya dua sisi

Setelah mendapatkan apa yang kita inginkan, tinggal geser sedikit nantiĀ akan ada petugas yang menghitung. Transaksi selesai. Kita langsung membawa ke meja yang telah disediakan. Pilih meja yang kosong tentunya.

Untuk foto hidangan, sengaja saya gak buat. Bisa dibayangĀ sendiriĀ saja deh, tampilan menu ayam serundeng, nasi dan sambal dalam piring plastik warna hijau. Hehehehe… Habisnya kemarin lapar sekali sehingga lupa gak bikin foto. Efek ngantri.Ā Efek menunggu. Dan efek lainnya.

MengenaiĀ antrian ini, pada saatĀ musin acara buka puasa, di warung SPG sampai gelar lapak, ngampar untuk menambah kapasitas tempat duduk pengunjung.

Urusan rasa dan harga mereka memang juara. Kemarin saja, makan berdua hanya Rp25.000,- . Hebat pisan laaah. Sudah mah sambelnya mantapppsss.

Warung makan ini awalnya adalah warung makan yang sering dikunjungi oleh para SPG yang bekerja di pusat perbelanjaan jalanĀ Kepatihan, Dalem Kaum, Kebon Kalapa dan sekitarnya. Jadi tidak aneh jika dinamakan warung SPG. Mereka ada sejak tahun 1999, katanya itu lhooo, kata akang-akang yang ngatur parkiran.

Di sana akan ada beberapa petugas parkir yang akan sigap menyambut kita. Tidak hanya petugas parkir akan ada pengamen juga. Sebetulnya saya sedikit kurang nyaman jika sedang makan ada pengamen yang menghampiri. Jika belum dikasih mereka akan terus bernyanyi dipinggir kuping atau alat musiknya sengaja di dekatkan. Terkadang yaaa… jadi il-feel. Menganggu.

Saya bukan anti juga sama mereka, mungkin ada baiknya jika pengamen itu ditempatkan di sisi strategis sehingga tidak menganggu kenyamanan orang makan. Misalnya saya pernah melihat di salah satu tempat makan, posisi pengamen bersebrangan dengan kasir atau di dekat kasir. Sehingga yang selesai bertransaksi sekalian mengapresiasi pengamen. Jadi pengamen tidak perlu berkeliling-keliling. Selain itu, keberadaan mereka jadi benar-benar menghibur dan membuat makin nyaman. Beda lah, kalau pengamennya berkeliaran. Apalagi jika jarak antar tempat duduknya berdekatan. Duk-dek…sudahlah pokok

Nah, bagi yang penasaran dengan warung SPG sok mangga. Langsung di-dongkapan saja ke TKP

 

 

 

Iklan

Tentang bioeti

If Love is chemistry so i must be the science freaks. Made from flesh and blood with angel and demon inside. An Animal Lover
Pos ini dipublikasikan di #1minggu1cerita, cicit cuit dan tag , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Jelajah Rasa di Warung SPG

  1. kyknya perlu dicoba nih ;).. secara aku suka banget makanan yg pedes2 mbak :D.. asal pedes, udh pasti enaklah ;p hihihii

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s