Uber : Safety Through Technology

Safety Through Technology. Ini serasa angin segara buat kami. Euuugh buat saya deng, sebagai pelaku yang malas untuk membawa kendaraan sendiri. Baik itu roda dua mau pun roda empat.

Sudah banyak orang membujuk serta merayu agar saya bisa membawa kendaraan sendiri. Sejauh ini saya tetap teguh, belum tergoda dan ternodai untuk bisa membawa kendaraan sendiri. Sebetulnya alasannya sedikit traumatis (baca: drama :D) mengapa saya emoh membawa kendaraan sendiri. Alasan lain-lainnya sih, bisa dibuat. Dari mulai alasan mulia untuk meringankan beban bumi untuk mengurangi emisi karbon. Hingga alasan yang bersifat alibi. Soalnya kalau bisa berkendara, ada kemungkinan saya naik pangkat menjadi kurir yang sewaktu-waktu dimintai tolong mengantarkan sesuatu atau seseorang.

Gak bisa berkendara tidak berarti tidak mobile. Mobilitasnya kurang tinggi. Ah,tidak juga. Kekurangan itu tidak harus dijadikan kendala untuk tidak beraktivitas dan berkarya. Mungkin ada beberapa faktor yang membuat kita ragu. Misalnya keamanan, tarif, hingga kenyamanan. Agak sedikit malas memakai angkutan umum karena lambat, sering ngetem, tapi jika menggunakan taxi atau sewa mobil sendiri, takutnya kemahalan. Suka lama juga nunggunya dan kadang agak di PHP ini sama Akang-Teteh CS.

Sekarang sih, sudah tidak perlu galau lagi. Kita eeugh, kalau saya sih bisa pakai jasa uber. Uber itu bukan taxi atau sarana transportasi. Tapi aplikasi yang memudahkan untuk mengantarkan kita ke suatu tujuan.

Ini tampilan Uber punya saya

Ada beberapa fitur yang membuat kita aman selama menggunakan layanan dari Uber.

1. Lokasi atau titik penjemputan yang kita pillih. Tentunya ingin yang mudah dikenali.

2. Informasi pengemudi Uber yang akan mengantar kita diinformasikan dengan jelas. Kalau Pengemudi yang datang dengan yang diinfokan berbeda kita berhak menolak dan bertanya.

3. Kita bisa menelpon pengemudi, tanpa harus terlihat nomor kita. Sehingga menghindari efek lanjutan ya, kalau dan hanya kalau ada penumpang yang nanti menggoda sang driver begitu juga sebaliknya.

4. Estimasi biaya, sehingga kita tahu berapa nominal yang harus dikeluarkan. Kemahalan kah atau terjangkau? Sudah mahal, ngetem pula. Itu ngenes banget yaaa…. Pakai uber bisa juga memanfaatkan promo sehingga mendapat potongan (di mana lumayan cukup besar). Atau menyebar-nyebarkan kode voucher. Daripada bagaimana ikuti saja panduannya.

5. Bisa membagikan lokasi kita bahkan waktu tempuh ke media sosial sehingga orang bisa tahu keberadaan kita. Nah, kan aman. Sering kali suka ketakutan kalau pulang malam. Biasanya saya kalau dihadapkan pada kondisi ini mencari angkutan yang tertelusur. Nah, fitur ini bisa dimanfaatkan secara maksimal. Kecuali kalau memang kita ingin pergi mengendap-endap karena takut ketahuan. Ketahuan apa coba……

7. Rating. Rating diberikan atas pelayanan drivernya, tapi jangan lupa mereka (para pengemudi) bisa memberikan rating juga lho pada kita. Misalnya kita itu di mobil mereka berisik, sok-sok ngatur, tidak tertib atau jorok. Nah,lhoo jadi attitude kita sebagai penumpang pun diberikan rating.

8. Jika terjadi penyimpangan kita bisa memanfaatkan HELP (BANTUAN) di menu. Penyimpangan yang biasa terjadi itu misalnya tidak mengantarkan ke tempat tujuan. Hanya tiga perempat perjalanan. Ketidaksesuai tarif. Perlakuan pengemudi yang tidak seharusnya. Meminta tips, maupun hal-hal diluar akal kita.

Selain kemudahan dan keamanan melalui fitur, Uber saat ini sedang mengadakan kontes post (blog/Instagram post/vlog/video YouTube)dengan batas waktu sampai hari Rabu 14 September 2016 (Duh, besok malam yaaa….tapi gak apa-apa dicoba) dengan hadiah:

– Juara 1 mendapatkan Uber Credits 2 Juta
– Juara 2 mendapatkan Uber Credits 1 Juta
–  Juara 3 mendapatkan Uber Credits 750 Ribu.
Selain Uber X ada Uber pool. Ini cucok sekali digunakan untuk pergi beramai-ramai. Misalnya untuk layanan pergi kerja barengan. Atau menuju destinasi tempat wisata. Perginya rombongan. Mobil-mobil yang digunakan untuk melayani kita diseleksi dulu. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Jadi, ya kenyamanan dan keamanan memang sudah jadi komitmen mereka.
p_20160907_174444

Dibalik kesuksesan Uber di Bandung, ada mereka yang imut-imut

Iklan

Tentang bioeti

If Love is chemistry so i must be the science freaks. Made from flesh and blood with angel and demon inside. An Animal Lover
Pos ini dipublikasikan di fenomena dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s