[The Fate and Furious] : Once again!

Alasan saya menjadi pengikut franchise film “The Fast and The Furious” itu cewek banget. Bukan tertarik karena mobilnya tapi pada karakter tokoh utama di film ini. Cewek banget pan?

Persis ketika perempuan ditanya alasan mengapa dia memilih pasangannya. Pasti alasannya seputar : “Karena si aa ini lebih dewasa lah, bertanggung jawab lah, perhatian lah, pengertian lah and the bray and the bray.

Beda jawabannya ketika cowok ditanya hal yang sama. Pasti jawabannya, “karena si Neng Cantik, kulitnya putih atau senyumnya manis. Karena langsing and so on, so on, so on, so oooon…”  sampai duta sampo beralih menjadi duta salep.

Anyway, sejak pertama menonton film ini, saya jatuh cinta sama karakter Dominic Toretto. Sampai berandai-andai. Ingin mempunyai suami seperti beliau. Ekspektasinya tuan Toretto, kenyataannya tuan Telolet. aiiih, syudah lah. Disyukuri saja.

Syukuriiiiin!

Dominic Torreto diperankan sangat pas oleh Vin Diesel. Sosok lelaki kekar dengan catatan pelanggaran lumayan banyak tetapi loyal. Omongannya bisa dipegang dan sikap yang membuat saya setengah sadar menggilainya adalah cara dia menyayangi keluarganya. Juga rasa sayang dia pada Letty (Duh, terkadang kalau sedang frustasi ingin rasanya menjelma menjadi Letty).

Karakter seperti ini agak jarang dalam film-film Hollywood. Tokoh utama (alias Jagoan) dalam film Hollywood sering kali digambarkan sebagai sosok yang hidup sebatang kara. Jauh dari sanak saudara. Kalau punya kekasih atau istri biasanya jadi sasaran empuk sang musuh.

Akhirnya dia memilih hidup sendiri. Contohnya adalah Ethan Hunt, Jason Bourne, Rambo, McGyver 😀 dan masih banyak lagi. Kayak James Bond deh, yang akhirnya harus berganti-ganti pasangan. Dan di saat dia ingin serius eh, nona Vesper ada yang membunuh. Tuan Toretto memang anomali. Mendobrak kegalauan para jagoan akan komitmen.

Dari delapan judul, hanya dua yang luput dari tontonan saya. 2 fast 2 furious. Di mana alasan utamanya karena Tuan Dom tidak nongol. Sedangkan yang ketiga, Tokyo Drift, aksi yang ditawarkan saya kurang suka. Nge-drift.

Judul ke-4 saya mulai nonton lagi karena jalan ceritanya tidak sekedar pamer mobil (maksudnya ada jalan ceritanya 😀 ).

Keluarga adalah kekuatan Tuan Toretto. Meskipun sering kali musuh-musuhnya memanfaatkan ‘kekuatan’ ini agar Tuan Toretto mau bekerja untuk mereka.

Di Sesi ke-8, apakah keluarga itu bagi Dom, bagi Letty, Tej, Ramon, Hobbs, Deckard dan lainnya? Family No more.

Duh, gak ada keluarga lagi.  Akan dibuat seperti apa? Selepas kepergian Paul Walker. Keluarga Toretto bubar? Apakah akan membosankan? Apakah ada jalan ceritanya atau hanya pameran mobil? Atau melihat sekumpulan orang-orang ngebut dengan pesan moral : “Jangan ngebut nanti botak lhoooo…”

John Statham bukan aktor asing untuk dunia kekebutan. Dia memerankan tokoh utama dalam film Transporter. Film keluaran Prancis. Ceritanya mirip pengemudi taksi online gitu lah. Diorder tanpa tatap muka. Nganterin paket tapi sopirnya pake stelan tuxedo. Terus kendaraan yang dipakai standard eropah.

Film Transporter ke-1 itu jarang dialog. Kalau gak kebut-kebutan yang gedebak-gedebug. Gelut pakai tangan kosong. Aksi Frank memarkir mobil paralel dalam satu kali gerakan, sangat amazing.

Eh, kok jadi ngomongin transporter. Ini film juga sudah beranak pinak. Mungkin sudah sampai yang ke-4. Di Fast Furious 7, John Statham berperan sebagai penjahat lalu di sesi 8 menjadi satu tim dengan keluarga Toretto.

Tapi apalah artinya semua kekuatan tim yang super dalam kekebutan tanpa penjahat yang sepadan.

Penjahatnya bukan ratu di jalanan. Bukan Umbrella girl atau SPG pameran mobil yang menyita perhatian kalau ada pameran otomotif. Bikin para cowok olohok.

Dia adalah seseorang yang mampu membuat jalan kacau-balau. Mengendalikan mobil dari kejauhan. Penjahatnya perempuan pintar yang bernama  Cipher (Charlie Theron). Seorang hacker. Cipher memanfaatkan ‘kekuatan’ Dom agar tunduk pada keinginannya. Mengerjakan apa yang diperintahkan untuk mencapai tujuannya. Menguasai dunia. Tujuan yang mulia bukan?

Cipher tahu betul cara memanfaatkan Dom yang akan lemah dan melakukan apa saja demi menyelamatkan anggota keluarga.

Gak usah diceritakan aksi kebut-kebutan di New York, Havana dan Ice Land mah yah, aksi kebut-kebutan di FF memang tidak untuk diceritakan tapi untuk disaksikan 😀

Banyak sisipan humor juga, Ramon dan Tej adalah pencair ketegangan di film ini. Kalau boleh usul pada tim kreatif FF adalah mungkin soal waktu.

Elena Hayes hadir pada FF 5 dan 6 (CMIIW). Sekitar tahun 2013. Ketika Dom akan menemukan kembali Letty yang direkrut oleh penjahat (salah satunya Joe Taslim). Letty kala itu amnesia dan Dom bersama Elena (Duuuh, cowok mah gitu. Secepat itu nemu peran pengganti).

Diceritakan Elena mundur teratur ketika Dom balikan sama Letty. Letty berangsur-angsur pulih ingatannya.  Padahal Elena sedang hamil. Hamil pemirsaaah.

Jika tahun 2013 sekarang 2017, bayi yang dilahirkan Elena sekarang balita bukan batita. Tapi kalau balita kayaknya akan susah, pasti dia sudah bisa bicara dan jalan-jalan. Agak kurang cucok mungkin dengan aksi pertempuran dan misi penyelamatan. Bayi umur Balita mah malah kepo, banyak nanya-nanya. Entar pas Deckard berantem malah nanya, “Om, apa ini om?” , “apa tuuuh??” Repot jadinya.

Anyway… kerinduan akan sosok Brian O’Connor sedikit diisi oleh Little Nobody, seorang polisi. Anak Buah Mr. Nobody (Kurt Russell).  Don’t worry dia bukan driver amateur. Driver Pro yang sudah bisa konvoi dengan gank Toretto. Tanpa harus diaudisi balap dulu oleh Dom.

Dan Baby yang jadi benang merah di FF 8 yang diberi nama Brian. Bisa jadi sebagai kelahiran Brian baru dikeluarga Toretto.

So, sampai kapan film Franchise FF ini akan berakhir? Apakah sampai duta sampo beralih jadi duta salep juga?

Ya, semoga sih tidak ada yang ke sembilan. Tapi Bagaimana? Itu Chiper kemarin menghilang dan besar kemungkinan bakal balik lagi.

Kalau ada yang ke-9, besar kemungkinan saya nonton lagi juga siiih.

Sekian, curhat nonton kali ini.

Iklan

Tentang bioeti

If Love is chemistry so i must be the science freaks. Made from flesh and blood with angel and demon inside. An Animal Lover
Pos ini dipublikasikan di Familie, #1minggu1cerita, Film dan tag , , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke [The Fate and Furious] : Once again!

  1. Hastira berkata:

    aku juga nonton dari yg pertama sampai yg teranyar

  2. phadliharahap berkata:

    sunggu penasaran ih, pengen nonton banget film ini

  3. bioeti berkata:

    hayoo Bang Phad… tapi Ardennya ditinggal dulu. Jangan dibawa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s