[Mars Met Venus] : Upaya dan Harapan #TeamMars

UPAYA

Permasalahan komunikasi antara laki-laki dan perempuan sangat ‘lucu’ untuk di-explore. Dua makhluk yang berbeda. Baik secara fisik maupun software. Laki-laki yang berpikir praktis berhadapan dengan kaum perempuan yang multitasking.

Mars Met Venus

Sumber foto : http://www.layar.id

Di mata perempuan, Seolah setiap laki-laki berkonspirasi untuk selalu membuat kesal. Kelakuannya kurang peka lah, kurang perhatian lah, serba kurang pokoknya.

Bagi laki-laki yang selalu salah (Yesss! Tentu saja ūüėÄ ), mereka takjub dengan kekuatan perempuan yang sulit dimengerti. Misalnya, tanpa harus mengikuti kursus agen rahasia, para perempuan tahu kalau pasangannya sedang mengamati perempuan seksi yang sedang berpapasan.

Permasalahan komunikasi ini yang menjadi menu utama dalam Film Mars Met Venus.

Sebelumnya Mars Met Venus (Part Cewe) alias #TeamVenus telah tayang di bioskop mulai 20 Juli lalu. Sedangkan Part cowok#TeamMars tayang mulai 3 Agustus 2017. Agar seru dan bisa melihat sudut pandang dari keduanya, lebih baik menonton dua part (Cewe dan Cowo). Tetapi mau loncat juga menurut saya sih, tidak terlalu bermasalah. Yang masalah adalah jika menonton bajakannya.

Cik atuh laaah!!

Cerita diawali ketika Kelvin (Ge Pamungkas) dan Mila (Pamela Bowie) membuat vlog untuk mengabadikan cinta mereka. Dalam pembuatan Vlog dibantu oleh Lukman (Lukman Sardi) yang selalu ada di belakang kamera. Mengingatkan tokoh Charlie di Film Charlie Angels.

Lukman akan memberikan pertanyaan yang sama. Mereka menjawab dari sudut pandang masing-masing. Lalu masalah dimulai. Pertanyaannya sih, sederhana dan seputar kehidupan Kelvin dan Mila. Jawaban dari cara pandang, itu yang membuat menarik.

Perbedaan pandangan itu, seolah menggugurkan masa pacaran mereka selama lima tahun. Berkat salah tafsir, merasa belum mengenal satu sama lain.

Kelucuan akan salah tafsir dari komunikasi ini membuat durasi film Mars Met Venus terasa sebentar. Dari awal sampai akhir kita akan dibuat tertawa. Sebab utama yang paling membuat tertawa adalah…..

Jreng…

Jreng…

Jreng…

Karena sering kali tanpa disadari banyak yang melakukannya pada pasangannya. Euggh ah, jadi film ini semacam reminder.

Justru tema keseharian ini. Menurut saya mah, malah menjadi kekuatan film Mars Met Venus. Karena kita merasa menjadi bagian dari kisah yang sedang diceritakan. Saya pribadi merasa terwakili oleh sosok Mila. Da atuuuuh secara fisik-nya oge gak jauh beda. *kibas kerudung, langsung nyungsep.

Dan sosok si Kakang Prabu yang suka pakai baju gembel, main PS, kongkow dengan teman-temannya. Terwakili oleh sosok Kelvin. Selain itu, kita akan melihat wajah-wajah yang tidak asing lagi kalau suka mantengin Youtube.

Yessss, di #TeamVenus ada Ria Ricis yang sangat famous. Kalau menurut saya mah beliau adalah salah satu pejabat¬†squishy squad. Cameo Project ada di #TeamMars. Sudah tidak asing lagi kan dengan mereka? Jadi kalau #TeamMars konyol-konyol gitu yaaa gimana lagi yaaa…. lihat saja channel mereka.

#TeamMars ini gak sepenuhnya konyol. Terkadang analisa mereka pada perempuan, merupakan upaya mereka. Dengan susah payah agar bisa mengerti makhluk yang bernama perempuan.

Harapan

Secara pribadi saya suka film Mars Met Venus, meski perbedaan pandang ini sudah sering dan dijadikan anekdot  dalam keseharian tetapi dengan pengemasan dan dialog yang cerdas menjadi tidak membosankan.

Banyak film asing bertema tentang kehidupan keseharian mereka. Bercerita tentang budaya mereka. Cara berpakaian mereka. Keindahan negaranya. Contohnya Film Korea.

Dampaknya?

Hmmm… produk-produk Korea menjadi booming diawali dari tontonannya. Mengapa juga kita tidak menjadikan film nasional sebagai kendaraan untuk membawa nama Bangsa ini semakin berkibar.

Dalam film ini cukup terwakili dengan muncul beberapa makanan khas daerah. Perbedaan lidah karena kultur budaya. Tanpa harus menyinggung SARA.

Melihat keseluruhan film ini, saya optimis. Film-film nasional pasti akan mejadi kebanggaan di negeri sendiri.

Duluuu… pernah film Nasional berada pada zaman kegelapan. Ketika alur cerita, pengambilan gambar, penokohan dan semua unsur di dalamnya tidak penting. Yang penting cuma ada perempuan seksi yang ngos-ngosan saja. Sehingga banyak yang menjadi il-feel dengan film nasional. Untungnya zaman itu sudah berakhir. Sekarang mah, sepertinya sudah berbenah. Dan semua praktisi Film menyadari bahwa Film itu penting.

Temanya juga beragam. Tidak Horror melulu. Bagi bukan penggemar horror mereka mendapat suguhan lain (seperti saya). Toh, kalau mau Horror sekarang cukup melihat lini masa di media sosial. Beuuuuh, horror!

Oh ya, bagian yang paling saya suka dari film ini adalah ketika Mila meminta Kelvin memesan makanan. Saya sangat bisa membayangkan itu. Situasi pelik di mana mereka tahu bahwa, ini semacan kondisi simalakama.Mars Met Venus

Saking membingungkannya sosok perempuan, #TeamMars  mengklasifikasikannya dengan melihat perempuan dari cara menyetop angkot.

Apa yang kalian lakukan itu Jahaaaaaaaad…! wahai #TeamMars.

Tetapi, wejangan-wejangan dari #TeamMars dalam menyikapi perempuan. Mencari solusi agar tidak terjebak dengan pertanyaan “pilih baju yang mana?” Dan situasi lainnya. Patut diacungi jempol.

So, that’s why i stand with you #TeamMars.

Judul Film : Mars Met Venus (part cowo)

Genre          : Drama Komedi

Sutradara :  Hadrah Daeng Ratu

Pemain     :

Mending saksikan langsung deh, biar makin nampol serunya. Sangat recommended.

 

 

 

 

Iklan

Tentang bioeti

If Love is chemistry so i must be the science freaks. Made from flesh and blood with angel and demon inside. An Animal Lover
Pos ini dipublikasikan di Blogger Bandung, fenomena, Film dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke [Mars Met Venus] : Upaya dan Harapan #TeamMars

  1. Efi Fitriyyah berkata:

    Aaah cakep reviewnya, Yen. Luuuv.
    By the way aktris jaman dulu suka maen angkat besi, ya? Sampe ngos-ngosan gitu hihihi.

    Stand beside team Mars too.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s