Renungan

Tema satu minggu satu cerita kali ini, sungguh bikin baper. Sampai saya memastikan definisi tema kali ini dengan kroscek di KBBI. Juga Wikipedia. Apakah definisi kata disiplin dalam otak saya, sesuai dengan pengertian sebenarnya.

Displin menurut KBBI sebagai berikut :

disiplin/di·sip·lin/ n 1 tata tertib (di sekolah, kemiliteran, dan sebagainya); 2 ketaatan (kepatuhan) kepada peraturan (tata tertib dan sebagainya); 3 bidang studi yang memiliki objek, sistem, dan metode tertentu;

— ilmiah 1 cara pendekatan yang mengikuti ketentuan yang pasti dan konsisten untuk memperoleh pengertian dasar yang menjadi sasaran studi; 2 cabang ilmu;
— nasional kondisi yang merupakan perwujudan sikap mental dan perilaku suatu bangsa ditinjau dari aspek kepatuhan dan ketaatan terhadap ketentuan peraturan dan hukum yang berlaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara;

berdisiplin/ber·di·sip·lin/ v menaati (mematuhi) tata tertib;

mendisiplinkan/men·di·sip·lin·kan/ v membuat berdisiplin; mengusahakan supaya menaati (mematuhi) tata tertib

Sedangkan versi wikipedia, begini :

Disiplin

Disiplin versi Wiki

Di Wikipedia ada beberapa tipe disiplin. Lebih jelasnya meluncur saja kesana.

Dari keduanya, disiplin adalah komitmen untuk menaati peraturan. Termasuk di dalamnya harus patuh.

Dan karenannya sungguh membuat baper. Tema ini membuat saya merenungi atas semua peraturan yang mampir dalam kehidupan saya.Disiplin Diri (1)

Ketika semua saudara saya ikut ekstra kulikuler yang bersifat militer, saya malah menghindari. Tidak ada sedikitpun ketertarikan. Padahal diajak-ajak juga sih. Alasan utamanya adalah malas. Malas mengikuti kegiatan pas harus berada asrama. Malas karena setengah dipaksa melaksanakan kegiataan itu, padahal hati sedang gak mood.

Di sana harus bangun pagi serempak dengan suara terompet. Berbaris dan sebagainya. Mengikuti eksul yang berbau militer berarti berkomitmen dengan segala peraturan di dalamnya. Termasuk cara berpakaian. Jika kurang satu artikel yang menempel di bajunya. Hukumannya adalah Push Up. Waddduh, berat amat.

Sayangnya, para pelaku eskul ini banyak sekali penggemarnya. Karena fisik mereka ditempa dengan keras. Badan tegap, Pakaian rapi. Sampai berlomba-lomba menjadi penggemar garis terdepan. Kecuali saya tentunya.

Terus ingatan saya mundur beberapa waktu ke zaman sekolah. Apakah saya pernah melanggar peraturan sekolah? Sejauh yang saya ingat untuk datang ke sekolah saya tidak pernah sampai harus diberi surat sakti karena melanggar jam waktu datang. Kalau mepet mah sering, dan diberi himbauan oleh guru agar datang ke sekolah jangan mepet. Jangan pas si mamang penjaga sekola lagi ngunci pintu, saya datang terpogoh-pogoh.

“Cape aja liatnya juga neng,” kata Mamangnya begitu.

Urusan saya dalam urusan displin, ternyata ngeri  banget ya….

Meski begitu untuk hal lain (selain disiplin), saya ada mendingnya. Tidak mengecewakan ortu. Dan bisa diandalkan dibanding sodara yang lain. Urusan beberesih misalnya, menyusun koran, majalah dan sajabanya.

Tetapi menurut saya yang kadar disiplinnya kurang. Sebuah Goal tetap melibatkan disiplin. Untuk orang-orang semacam saya, jadi harus kerja keras. Pertama menertibkan disiplinnya itu. Beda dengan orang yang sudah terbiasa.

Saya punya goal yang targetnya dilaksanakan setelah lebaran, tetapi sampai hari ini masih belum terlaksana karena tunduh melanda. Yaitu, membersihkan wajah dengan 2 langkah. Pakai susu pembersih dan toner tea. Gak cuma grusuk-grusuk di depan wastafel pake sabun saja. Jadi kalau wajah saya kusam-kusam gimanaaaa gitu, ya sudah lah. Eta mah konsekuensi. Karena saya tidak disiplin.

Untuk target sebelumnya adalah nulis minimal satu minggu sekali. Meski sedikit susah, tetapi beruntung gabung di 1 minggu  1 cerita. Jadi tertolong tah, si goal ini. Walaupun tulisannya sedikit absurd bin abstrak kitu.

 

 

 

 

Iklan

Tentang bioeti

If Love is chemistry so i must be the science freaks. Made from flesh and blood with angel and demon inside. An Animal Lover
Pos ini dipublikasikan di #1minggu1cerita, fenomena dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s