Pupus

Di penghujung tahun 2017, akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan kuliah.

Kuliah?

Hal yang tidak pernah saya pikirkan lagi untuk beberapa tahun kebelakang. Dulu ketika baru lulus SMK keinginan untuk melanjutkan begitu menggebu-gebu. Tapi banyak hal yang membuat keinginan untuk memuntaskan menjadi terkatung-katung. Terlalu banyak dipikirkan, yang menjadikan teu beres-beres. Mulai dari alasan critical seperti ini :

  1. Jika menggunakan jalur normal saya harus ikut bimbel dulu. Waktunya sekitar satu tahun. Mending kerja sambil bimbel. Walau pada akhirya bimbel dilepas. Malah ke-enakan kerja.
  2. Kuliah reguler berarti saya harus keluar dari pekerjaan. Nanti yang membiayai siapa? <– ini critical pisan.
  3. Malas mengikuti ospek kalau kuliah reguler. Dengan tugas-tugas yang suka diada-ada-in. <– bisa dianggap critical juga gak ini?

Hingga alasan konyol seperti berikut ini, padahal saya sudah terdaftar sebagai mahasiswa di sebuah sekolah tinggi :

  1. Tidak bisa berkendara. Ikut kuliah kalau ada teman yang bisa ditebengi. Kalau tidak ada ya sudah, lasut. Jadi seringnya malah bolos
  2. Takut gank motor. Kebetulan kampusnya dekat dengan markas gank motor. Pulang kuliah (dan selalu malam) pasti ketemu. Maklum,Ā  saat itu gank motor sedang merajalela. Beberapa kali tawuran. Heboh pisan dan bikin panik.
  3. Uangnya dipakai untuk investasi saja. Mending investasi, toh ujung-ujungnya nyari duit juga. Uangnya bisa muter dulu. Kuliah bisa nanti.

Point ketiga alasan konyol gara-gara sudah mulai berbisnis kecil-kecilan tea. Dan sudah teracuni dengan presentasi MLM. Jadi uangnya siwer antara modal dan bayar kuliah.

Pupus sudah harapan untuk menuntaskan kuliah karena saya terlalu kesana-kemari. Tidak fokus. Kuliah bukan hal yang ingin saya lakukan lagi. Sudah tidak terpikirkan lagi. Bahkan ketika saya menyimak pidato Mark Zuckenberg, yang berhasil membereskan kuliahnya. Saya tidak terpikirkan untuk mengikuti jejaknya. Hare-hare saja.Kuliah Itu Ada Berapa Semester

Pada akhirnya secara tiba-tiba, saya memutuskan untuk melanjutkan kuliah yang tertukar tertunda.

Di sepanjang tahun 2017, kuliah tidak sedikit pun jadi wacana. Terbersit pun tidak. Baru pertengahan November 2017 saya merasa harus kuliah (itu juga masih kayaknya, belum fix. Akhir Desember dengan tekad bulat registrasi). Memutuskan melanjutkan bukan karena pidato Om Mark juga, tapi hal lain. Alasannya cukup idealis. Karena saya butuh ilmu dan jejaring. Mani idealis pisan nyaaa…

Ketika teman saya sudah ada yang menempuh jenjang S3, yang S2 mah sudah tidak terhitung. Saya baru mulai level awal. Kapan selesainya (?) tidak tahu juga. Kan baru mulai.

Semoga tidak banyak kendala seperti yang sudah-sudah. Baik kendala waktu. kendala mengenyahkan rasa malas. Paling utama kendala financial-nya. šŸ˜€

Iklan

Tentang bioeti

Blogger pemalu tingkat pemula Part of Blogger Bandung | KEB | Blogger Perempuan | 1 Minggu 1 Cerita reach me at bioeti@gmail.com
Pos ini dipublikasikan di #1minggu1cerita, cicit cuit, fenomena dan tag , . Tandai permalink.

21 Balasan ke Pupus

  1. Maria G Soemitro berkata:

    kuliah dimana say? saya juga pingin.

    Nampaknya mau UT, lagi cari info biaya kuliah dan prodi yang paling tepat šŸ™‚

  2. Mia berkata:

    Wah…. Sok att teh semangat, šŸ’Ŗ

  3. Annissa berkata:

    Semangaat kuliah barunya teh šŸŽ‰šŸŽŠ

  4. gamazet berkata:

    iya memang bagi yang sudah kerja, kuliah itu tantangan yang memerlukan pengorbanan yang banyak, selain tenaga, waktu, juga biaya yang terbagi bagi šŸ™‚ , tapi saya yakin , kalu teh uti pasti bisa dan berhasil meraih nya. Semangat. Gud lak !

  5. Uwien Budi berkata:

    waaah, semangatnya. kalau aku udah nggak bergairah untuk nerusin kuliah.

  6. Noniq berkata:

    Semangat ya, semoga lancar proses perkuliahannya…

  7. Putu Ayu berkata:

    hebat ih, masih kapikiran! sok atuh, ikut ngadoakeun, sing dipasihan sehat, kemampuan manajemen waktu, dan semuanya mendukung nyaa ^^

  8. Amiin… Semoga lancar.
    Sukses, Teh šŸ˜˜

  9. lendyagasshi berkata:

    UT itu apakah, teh…?
    In syaa Allah dimudahkan dan dilancarkan…karena tekad awal sudah bulat.

    Fightiiing…!
    Bismillah.

  10. Rina Darma berkata:

    semangat kakak. semua jg demi masa depan kita sendiri kok, gitu sih kata ibu sya dlu kalau sy malas kuliah dg tugas2nya seabrek

  11. Putu sukartini berkata:

    Semangaaaaat
    Menuntut ilmu itu gak ada batasnya
    Kapan saja usia berala saja bukan halangan
    Semoga lancar yaaaaa

  12. Wah keren masih semangat šŸ™‚

  13. Irene berkata:

    Kereenn.. semangat yaaa šŸ˜ŠšŸ˜Š

  14. evisrirezeki berkata:

    Semangat ya, Teh. Aku juga udah lama punya impian pengin lanjutin kuliah lagi šŸ˜„

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s