Lebaran. Momentum. Harapan

Sebelum libur Lebaran tiba, di  hari Minggu terakhir. Tiba-tiba seorang teman menelpon dan mengajak ketemuan. Dalam pertemuan mendadak itu, dia bercerita mengenai rencana resign yang sempat dia cetuskan dua tahun lalu. Saya tidak begitu kaget dengan keputusannya itu. Teman saya ini sudah mempersiapkan matang-matang. Wacana resign sudah dibahas beberapa kali. Saya sendiri ikut mendukung rencananya (dan berharap saya juga sebetulnya ingin bisa resign, tapi kumaha deui? Sudah bakat…. Bakat kubutuh).

Saya masih ingat, bisnis yang akan menjadi perhatian dia setelah resign, dibangun setelah Lebaran. Waktu itu, ketika dia pulang ke kampungnya, dia merasa harus turun tangan memajukan hasil tani yang ada di sana. Berawal dari pertanyaan kerabatnya mengenai cara menjual hasil pertanian secara daring. Teman saya yang merasa besar di kota mencari sebanyak-banyaknya informasi. Malu atuh, masa weh orang kota tidak tahu apa-apa. Pikir teman saya waktu itu.

Saya menyimak keseruan dia ketika mencoba terjun. Mungkin karena dilakukan dengan hati, semua kendala rasanya terasa seperti mendengar sebuah  cerita komedi.

Dia, bukan satu-satunya teman yang menjadikan Lebaran sebagai titik awal. Ada teman yang resign dengan alasan pindah ke tempat baru. Hampir setiap momen Lebaran ada yang pamit.

Ada pula yang ketika sedang libur Lebaran menemukan ide usaha. Kemudian mengeksekusinya. Sambil bekerja, bergerilya mencoba peruntungan dengan membuat usaha tanpa melepaskan pekerjaan. Pasti ripuh harus berbagi, tapi layak untuk diperjuangan.  Seperti pengalaman teman saya itu tadi.

Bertemu dengan teman lama, atau kerabat. Setelah obrolan 4 arah mata angin. Ngalor, ngidul, ngetan, ngulon. Kemudian terinspirasi untuk melakukan sesuatu.

Yang usahanya sudah jalan, dan memutuskan untuk fokus. Lebaran sering kali dijadikan momentum. Fokus pada usaha, menanggalkan dunia karyawan. Eh, yang ini kayak teman saya yang itu juga. Bagi kaum perempuan banyak juga yang menanggalkan status karyawati dan berubah menjadi Ibu Rumah Tangga sejati.

#Lebarangantistatus…. wah ini mah atuh tentu saja. Semacan goal pada  hari raya.

Bukan soal daya tarik THR saja yang menjadikan Lebaran sebagai waktu yang tepat untuk resign / Melakukan hal baru. Pada saat Lebaran banyak yang menjadikan momentun untuk berbenah.

Lebaran Mudik Kucing

Lebaran adalah waktu yang tepat memandikan replika kucing

Mungkin masih banyak dari kita yang merasa terjajah pada saat Lebaran dengan pertanyaan yang diawali dengan kata “kapan”. Sungguh pertanyaan itu harus dihadapi dengan berbesar hati dan menerima pertanyaan tersebut sesuai dengan tingkat kebaperan masing-masing. Tapi tanpa harus memikirkan pertanyaan itu tadi, bagi sebagian orang Lebaran adalah harapan untuk menjadi lebih baik, melakukan yang terbaik.

 

Selamat Hari Lebaran Teman-teman…

Selamat menikmati bersama keluarga.

Iklan

Tentang bioeti

Blogger pemalu tingkat pemula Part of Blogger Bandung | KEB | Blogger Perempuan | 1 Minggu 1 Cerita reach me at bioeti@gmail.com
Pos ini dipublikasikan di #1minggu1cerita, Blogger Bandung, Familie dan tag , , , , , . Tandai permalink.

7 Balasan ke Lebaran. Momentum. Harapan

  1. Tian lustiana berkata:

    mohon maaf lahir dan batin teh

  2. Jeanette Agatha berkata:

    Iya bener banget teh, lebaran dimana banyaknya momentum resign dari pekerjaan. Banyak temanku yang resign saat lebaran, hehehe

  3. Rani Yulianty berkata:

    Met lebaran juga Teh Yeni, semoga pertanyaan kapannya cepat terawab yaaa

  4. Larasati Neisia berkata:

    Dulu karena ngerasa kerja di tempat yang ‘salah’ aku pengen resign mulu teh jadi karyawan, tapi sekarang walopun karyawan aku enjoy karena bidangnya sesuai sama passion, ditambah sama ngeblog juga. Jadi happy deh hehe..

  5. Dulu ART suka ada aja yang pamit pas momen lebaran.

  6. Bengkelpurnama berkata:

    Habis mandiin anjing mandi sendiri ya gan.

  7. Sugi Siswiyanti berkata:

    Delapan tahun kerja, setiap tahun selalu ingin resign, tapi ragu-ragu. Akhirnya di tahun ke-9, saya berani memutuskan resign. Daan itu diputuskan setelah Lebaran. hehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s