Arsip Kategori: Me

Kesepian

Dalam KBBI kesepian (nomina) diartikan sebagai : (1) keadaan sepi; kesunyian; kelengangan: radio itu dipasangnya keras-keras untuk mengusir -; (2) perasaan sunyi (tidak berteman dan sebagainya) Tetapi kalau di rumah, kesepian mengalami perluasan makna. Para bocah sering kali menyebut kesepian untuk … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Blogger Bandung, Kuliner, Me | Tag , , , , | 2 Komentar

Do’a

Terkadang saya suka takut salah membaca list nama-nama teman-teman Nyi Iteung, keponakan saya yang sekarang beranjak Abeugeuh. Takut salah menyebut. Banyak ejaan dan huruf di mana saya sebagai orang Sunda agak sulit melafalkan. Tetapi saya tidak sendirian. Ternyata si empunya nama kesulitan dengan  nama … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di #1minggu1cerita, Me | Tag , , | Meninggalkan komentar

Tatib

Mungkin saya kurang gencar dalam mencari informasi sejak kapan setiap Senin dilaksanakan upacara bendera di sekolah. Dari enam bersaudara, empat orang di keluarga kami adalah anggota Paskibraka. Kakak dan adik saya adalah Paskibraka. Dan semuanya tidak memberikan jawaban pasti ketika … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di #1minggu1cerita, Me | 6 Komentar

Don’t Judge a Book by it cover. But, …

Ada beberapa fungsi turunan dari berbusana alias fashion. Selain menutup dan melindungi tubuh, beberapa fungsi pakaian sebagai berikut: Bisa memperlihatkan strata seseorang. Kalau jalan-jalan ke museum Sri Baduga di depan lapangan Tegalega Bandung, di sana ada foto yang memperlihatkan 3 jenis cara … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Blogger Bandung, fenomena, Me | Tag , , , , | 7 Komentar

Sekolah dan Takdir 4 Tahun

Satu-satunya alasan yang saya ingat dulu, mengapa memilih sekolah kejuruan adalah karena kedua teman gerot saya masuk sekolah kejuruan. Mr. T dan Mr. B. Mereka memang keren, dari dulu hingga sekarang. Keputusan mereka melanjutkan ke sekolah kejuruan favorit di Cimahi kayaknya didukung … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di #1minggu1cerita, fenomena, Me | Tag , , , , , , , | 12 Komentar

Nasi Tutug Menu Gawat Darurat

Menurut cerita Ibu saya, menu nasi tutug adalah menu andalan yang dibuat oleh alm. Emak ketika keadaan gawat darurat terjadi. Maksud gawat darurat di sini adalah ketika lauk sebagai teman nasi tidak ada, selain tidak ada bahan untuk diolah juga karena tidak ada … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di #1minggu1cerita, Familie, Kuliner, Me | Tag , , , | 10 Komentar

Not Yet

Beberapa kawan saya dalam berbisnis pernah menyarankan saya untuk resign. Fokus pada rintisan usaha yang saya lakukan. Setiap kali mereka menyarankan saya menjawabnya dengan senyuman.

Dipublikasi di #1minggu1cerita, cicit cuit, Me | Tag , , , | 4 Komentar

[bukan] Review

Sebelumnya perlu disepakati dulu, tulisan berikut ini bukan review melainkan kesan dari seorang penikmat blog. Saya itu belum pantas disebut blogger, mungkin baru memanfaatkan fasilitas blog buat  curhat doang. Dan jika dimasukan sebagai penulis pun baru dikategorikan penulis status di BBM … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Blog Review, Me | Tag , , , | 4 Komentar

Diwale’s Effect

Kasihan banget nasib para kakak di film Diwale. Bagaimana tidak? Dari 4 tokoh kakak dalam film itu diceritakan tidak menikah. Ada Sharukh Khan yang memerankan tokoh Raj-Kaali yang mempunyai adik unyu bernama Veer. Ada Kajol yang memerankan Meera dan mempunyai … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Me | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Ibu Susi (The One and Only Stunning entrepreneur)

Jika ada yang bertanya siapakah pengusaha panutan saya dalam berbisnis? Jawabannya banyak sekali, karena setiap pengusaha itu unik. Mereka telah mengalami banyak halang-rintang untuk mewujudkan mimpinya. Berani mengambil langkah dan memutuskan untuk menjadi pemenang. Bahkan teman saya sekali pun, yang giat-aktif sekedar berjualan cendol, baju atau aksesoris. Meraka layak dijadikan contoh karena kegigihannya dalam berusaha. Begini-begini juga saya punya usaha sendiri. Saya membuat tas dan pernak-pernik berbau vintage. Desainnya terinspirasi dari trend yang terjadi pada tahun 1920. Hmm…, kalau penasaran trend mode seperti apa pada tahun itu, bisa kita intip di film Great Gatsby. Jadi kalau begitu saya termasuk pegusaha dong? *pengen diaku, ngarep-ngarep. Hehehehe… 😀 Jadi definisi pengusaha menurut saya pengusaha adalah orang-orang yang berusaha, seperti halnya pelukis adalah orang yang melukis, meskipun dia hanya jualan sendal jepit. Hehehehe dangkal sekali ya, definisinya. Diantara sekian ribu orang yang menginspirasi saya untuk tetap tampil optimis (apalagi ketika mental sedang lesu, lemah, letih dan ingin teriak-teriak) ada satu tokoh yang membuat saya kagum setelah Don Vito Andolini Corleone beserta anaknya Michael Francis Rizzi Corleone. Ok, Ok saya tahu, mereka adalah tokoh fiktif karya Mario Puzo, meskipun ada selentingan Novel Godfather itu berdasarkan dari kisah nyata. Tapi percayalah saya bukan satu-satunya orang yang mengagumi mereka. 😉 Tokoh yang membuat kita menahan nafas karena terkagum-kagum itu adalah Ibu Susi. Menteri KKP, yang mencuat ke udara seperti pesawat-pesawat Susi Air yang membelah angkasa. Kisah singkat beliau bisa langsung di-gooling, dimuat dimana-mana. Tengok ke wikipedia, disana bahkan disebutkan pula penghargaan yang pernah beliau raih. Ibu Susi pribadi yang unik, saya mengenal beliau sebelum menjadi menteri, beberapa saat setelah Tsunami Aceh terjadi. Disana orang mulai melirik Ibu Susi ketika maskapainya lah yang pertama mendarat untuk menyalurkan bala bantuan. Setelah itu ada beberapa acara dimana beliau sebagai pembicaranya. Sepak terjang beliau, kegigihan beliau adalah tamparan bagi kami, kaum pengeluh yang melulu menyalahkan keadaan. Dan ketika beliau diberi amanah menjadi menteri, ah…, betapa riangnya hati ini. Bagi beliau bisnis bukan sekedar mencari profit. Kekayaan bukan banyak materi yang dikumpulkan, tapi bagaimana kita bisa bermanfaat untuk orang lain. Sebetulnya itu klise sih, tapi melihat sepak terjang ibu Susi kalimat itu bukan sekedar kata-kata tapi menjelma menjadi tingkah laku. Jika dia sekedar kontroversi cari sensasi, mungkin pada saat alam menegur, beliau akan mengumpulkan dulu orang-orang para pencari berita sebelum mengirim bala bantuan. Jika sekedar kontroversi dia tidak akan mencak-mencak, ngomel-ngomel mengapa ikan di negeri ini dicuri oleh orang lain, tanpa ada tindakan nyata. Ibu Susi, engkau salau membuat kami mengagumi. Postingan ini untuk diikut sertakan dalam Give away#1  www.chandra.im dan http://www.gabeart.com

Dipublikasi di Me | Tag , | 5 Komentar