Keberagaman di Media Sosial

Mengapa orang betah berselancarĀ  di dunia maya?

Menurut penelitian, 20 menit berselancar di dunia maya dapat meningkatkan hormon oksitosin sebanyak 40%. Mengalahkan peran coklat yang selama ini diyakini sebagai penghasil oksitoksin terbaik. Aha, sebuah hasil kajian menarik. Mungkin sebab lainnya orang bisa riang gembira tanpa harus mengalami kegemukan atau jadi jerawatan karena makan coklat.

Hasil penelitian tadi disampaikan oleh Prof. Dr. H. Karim Suryadi, M.Si pada saat acara Flash Blogging yang bertempat di Hotel Holiday Inn – Pasteur Bandung. Hari ini, Jam 9 pagi tepatnya. Tema yang kita diskusikan adalah “72 Tahun Meperkokoh Kebhinekaan dalam Membangun Negeri”. Baca lebih lanjut

Iklan
Dipublikasi di Blogger Bandung | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Merayakan

Ada yang berbeda dengan perayaan tujuhbelasan di RW kami tahun ini. Biasanya hingar bingar dangdutan, parade anak-anak yang memakai kostum atau sepeda hias. Pagi tadi nyaris tidak ada. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di #1minggu1cerita, fenomena | Tag , , , , , , | 2 Komentar

Seribu Hari

Bersama Morinaga pada hari Sabtu, 5 Agustus 2017 bertempat di Hotel Harris Bandung. Kami belajar untuk mempersiapkan generasi platinum multitalenta. Acara yang bertajuk ” Siapkan kecerdasan multitalenta si kecil sejak dini” di konferensi Ayah Bunda Platinum. Dihadiri kurang lebih sekitar seribu orang peserta yang datang dari berbagai kota sekitar Bandung. Seperti Sumedang dan Banjaran.

Morinaga Platinum

Aul mau registrasi

Setiap orang tentunya menginginkan anak-anaknya cerdas. Eits, cerdas tidak mengacu pada kemampuan akademis saja. Belum tentu anak yang nilai matematika 100 sempurna mampu menjadi seseorang yang sukses di masa mendatang. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Blogger Bandung, Reportase | Tag , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Renungan

Tema satu minggu satu cerita kali ini, sungguh bikin baper. Sampai saya memastikan definisi tema kali ini dengan kroscek di KBBI. Juga Wikipedia. Apakah definisi kata disiplin dalam otak saya, sesuai dengan pengertian sebenarnya. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di #1minggu1cerita, fenomena | Tag , , , | Meninggalkan komentar

[Mars Met Venus] : Upaya dan Harapan #TeamMars

UPAYA

Permasalahan komunikasi antara laki-laki dan perempuan sangat ‘lucu’ untuk di-explore. Dua makhluk yang berbeda. Baik secara fisik maupun software. Laki-laki yang berpikir praktis berhadapan dengan kaum perempuan yang multitasking.

Mars Met Venus

Sumber foto : http://www.layar.id

Di mata perempuan, Seolah setiap laki-laki berkonspirasi untuk selalu membuat kesal. Kelakuannya kurang peka lah, kurang perhatian lah, serba kurang pokoknya.

Bagi laki-laki yang selalu salah (Yesss! Tentu saja šŸ˜€ ), mereka takjub dengan kekuatan perempuan yang sulit dimengerti. Misalnya, tanpa harus mengikuti kursus agen rahasia, para perempuan tahu kalau pasangannya sedang mengamati perempuan seksi yang sedang berpapasan.

Permasalahan komunikasi ini yang menjadi menu utama dalam Film Mars Met Venus. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Blogger Bandung, fenomena, Film | Tag , , , , , , | 2 Komentar

Puskesmas????!!

Beberapa minggu sebelum bulan puasa, tambalan yang ada di gigi tiba-tiba coplok. Tidak begitu sakit tapi rasanya tidak nyaman. Apalagi kalau ada makanan yang nyungsep ke sana.

Karena beberapa sebab, paling dominan mah karena malas dan takut. Gigi yang bermasalah baru diperiksakan ke dokter setelah Lebaran. Tepatnya setelah pulang mudik.

Biar tambah seru tantangannya, saya memeriksakan ke Puskesmas. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di #1minggu1cerita, Blogger Bandung, fenomena | Tag , , , | 7 Komentar

Kita Butuh Hutan

Suka ada perasaan was-was kalau ngajak Kakang Prabu jalan-jalan ke pegunungan. Takut pulangnya tiba-tiba pilek. Demam. Nanti keluarganya komplen šŸ˜€ . Gara-gara saya anaknya jadi sakit. Aheu heu heu heu…

Maklum saya dan Kakang Prabu tumbuh berbeda kebiasaan. Kalau saya suka apruk-aprukan. Kakang Prabu mah dibesarkan jauh dari kegiatan alam. Mau main ke pekarangan saja langsung dibalur Au**n. Bukan tipe jarambah seperti saya, dia mah ikut arus kekinian. Jalan-jalannya ke mall. Mau nanjak tinggal pakai ekskalator.

Berhubung sekarang Kakang Prabu berprofesi sebagai Mamang-mamang Coding, dan acap kali dia membaca kalau melihat yang hijau-hijau itu sangat disarankan untuk kesehatan mata. Lihat pepohonan maksudnya, kalau lihat uang juga gak apa-apa. Asal gak hanya lihat tapi bisa meng-keep :D. Dan Juga atas bujuk rayu yang tidak henti-henti, akhirnya Kakang Prabu mau diajak jalan-jalan ke pegunungan. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di fenomena | Tag , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Motor & Kasta

“Masa kerja bertahun-tahun, motor gak kebeli??!”

Selain pertanyaan ‘kapan kawin?’, ditanya kenapa tidak mampu membeli motor setelah bekerja (apalagi diembel-embeli bertahun-tahun) saya kategortikan sebagai pertanyaan menggelikan. Rasanya, sedang di-prospek oleh agen MLM.

Teman-teman saya yang sekarang sudah bertranformasi menjadi macan ternak alias mami cantik anter anak, wara-wiri mengantar anaknya pakai kendaraan bermotor. Baik itu roda empat mau pun roda dua. Dan kata mereka saya itu terlalu konsisten kemana-mana jalan kaki dan mengandalkan kendaraan umum. Padahal pemerintah saja tidak peduli dengan fasilitas publik ini. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di #1minggu1cerita, fenomena | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Serba Serbi Buka Puasa Bersama

Sudah memasuki minggu kedua puasa. Undangan buka puasa Ā  bersama alias bukber alias bubar pasti sudah ngantri.

Undangan bukber teman arisan. Dari kawan sejawat karena minat. Dari rekan kerja agar team kerja makin solid nanti profit-profit-profit. Yesss hidup profit!

Demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, undangan dari jenis kelompok ini biasanya saya suka turut hadir. Apalagi kalau orang-orangnya bersinggungan setiap hari.Ā  Baca lebih lanjut

Dipublikasi di #1minggu1cerita, cicit cuit | Tag , , , | 3 Komentar

Netizen dan Empat Pilar Kebangsaan

Salah satu fenomena media sosial menurut saya adalah mampu mengeluarkan sisi ‘asli’ yang terpendamĀ dari diri seseorang. Misalnya seseorang yang begitu alim, lemah lembut di dunia nyata tetapi begitu ganas di dunia maya (media sosial). menyebarkan rayuan gombal pada lawan jenis. Berkata-kata tidak senonoh (kalau bahasa Sunda mah disebutĀ cawokah).

Contoh yangĀ paling umum adalahĀ seseorang yang terkenal pendiam dalam keseharian.Ā Santun, shaleh, tidak pernah berkata kasar tetapi di media sosial berani mengutarkan kalimat-kalimat hujatan penuh kebencian yang kasar. Melibatkan binatang buas sampaiĀ kata-kata ancaman. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Blogger Bandung | Tag , , , , , , | 3 Komentar