buku · Film

Karnadi Sang Ambisius

Semula saya pikir Karnadi adalah tokoh ciptaan yang terinspirasi oleh karakter Kabayan. Perkenalan saya dengan dua tokoh tersebut dijembatani oleh Kang Ibing. Seorang Legenda komedi dari tanah Pasundan yang memiliki nama lengkap Raden Aang Kusmayatna Kusiyana Samba Kurnia Kusumadinata. Di layar lebar, baik tokoh Karnadi maupun Kabayan pernah diperankan oleh beliau. Kedua tokoh digambarkan sebagai sosok yang lugu, kocak, cerdas, namun pemalas.

Lanjutkan membaca “Karnadi Sang Ambisius”
woman empowerment

Shampoo Hijab Azalea anti Dandruff

Dalam Al-Quran buah zaitun disebut sebanyak 7 kali. Diantaranya dalam surah Al-An’am 141. Di sana disebutkan jika bentuk buah zaitun dan delima mirip, tetapi rasanya berbeda. Sebagai salah satu buah yang disebut dalam Al-Quran, zaitun kaya akan manfaatnya. Diantaranya bagi tubuh dapat menurunkan resiko penyakit jantung, menghilangkan artritis, pengeroposan tulang dan lain-lain. Sedangkan manfaat untuk kecantikan, kandungan asam linoleic mampu melembabkan kulit.

Ibnu Umar r.a berkata, Rasullulah bersabda, “minumlah minyak zaitun dan berminyak dengaannya. Ia adalah pohon yang diberkahi Allah” (HR. Al Baihaqi dan Ibnu Majah) Lanjutkan membaca “Shampoo Hijab Azalea anti Dandruff”

buku · woman empowerment

Numbuk di Sué: Novel Travelling Urang Sunda

Mumpung dalam suasana liburan, mau cerita sedikit tentang sebuah novel klasik Sunda yang bercerita tentang travelling.

It’s very surprising, ternyata tradisi mengisi liburan dengan bepergian, sebetulnya bukan milik generasi millennial saja. Jauh sebelum instagram merajalele, tradisi travelling untuk mengisi liburan sudah dilakukan.

Sebuah bacaan yang saya temukan ketika berselancar mencari buku dalam bahasa ibu, basa Sunda. Seperti sebelumnya buku novel-novel klasik Sunda saya peroleh dari penerbit Kiblat Buku Utama. Ada fans page-nya di Facebook dengan nama yang sama.

Novel Sunda

Numbuk di Sué karya Moh. Ambri. Novel berbahasa Sunda yang bercerita tentang travelling dalam rangka mengisi liburan sekolah. Diterbitkan pertama kali oleh penerbit Balai Pustaka, Jakarta. Tahun 1939. Lanjutkan membaca “Numbuk di Sué: Novel Travelling Urang Sunda”

woman empowerment

Bepikir Muda, Berjiwa Muda, Indonesia Jaya

Menjelang libur panjang akhir tahun, apa yang berkelebatan di benak?

Liburaaan…

Ya! mau kemana kita pada akhir tahun ini?

Beruntung sekali hidup di zaman sekarang. Banyak kemudahan yang kita peroleh saat ini. Tidak perlu capek-capek untuk mengatri tiket, riweuh bertanya-tanya sekedar mendapatkan informasi destinasi. Tidak perlu nebak-nebak seperti milih kucing dalam karung. Ya, kalau mendapat jenis kucing persia mah disyukirin, tapi jika mendapat kucing garong??? Lanjutkan membaca “Bepikir Muda, Berjiwa Muda, Indonesia Jaya”

woman empowerment

Menuju Halal

Ketika dalam perjalanan Pasir impun-Kopo, yang berjarak lebih dari 20 km. Jarak terjauh saya dalam hal go-gojekan. Dan kalau saya tidak order gojek, meureun saya juga tidak akan ngeuh, jaraknya lebih dari 20 km.

Waktu itu saya pulang dari rumah teman yang mengadakan syukuran. Anak laki-lakinya menikah. Mau ngajurungkeun. Seserahan. Menyerahkan anaknya bersama seperangkat alat lengkap. Komplit. Ke orangtua pengantin perempuan.

Anaknya saja sudah menikah, kamu kapan????

Oh my God, ditelan bulat-bulat eta nu nanya siga kitu. Lanjutkan membaca “Menuju Halal”

woman empowerment

Merawat Rambut Bersama Azalea

Pernah gak ngalamin, bad mood gara-gara rambut? Istilah populernya badhair day. Well, kalau saya sih sering. Bukan karena tatanan rambut tidak sesuai standar hati. Tapi lebih dikarenakan kerusakan pada rambut. Rontok dan kering. Jika dibiarkan, saya khawatir akan terjadi kebotakan. Pasalnya setiap melepas kerudung dan ciput, banyak rambut yang menempel di sana.

Kali ini saya mencoba produk Azalea yang diproduksi oleh PT Gondowangi Traditional kosmetika untuk mengatasi kerusakan pada rambut. Yang pertama adalah Azalea Shampoo.   Lanjutkan membaca “Merawat Rambut Bersama Azalea”

woman empowerment

Harapan di Setiap Pertandingan

Menjadi bagian sejarah, saksi bahwa Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games sungguh sangat membanggakan. Sekarang saya bisa nulis seperti itu, padahal awalnya tidak seantusias kalimat tadi. Bahkan saya pikir yang akan dihelat adalah ASEAN Games. Hajatan olahraga negeri serumpun di Asia tenggara tea. Kudet! Sakitu di mana-mana spanduknya sudah bertebaran, tapi tidak perhatian. Warga negara macam apa saya ini? Punya medsos yang dipantau akun hossip-hossip nasional doang. Beginilah akibatnya. Mendahulukan nyinyir, minta ma’af kemudian. Masih mending minta ma’af, lah biasanya anteng-anteng baé. Lanjutkan membaca “Harapan di Setiap Pertandingan”

woman empowerment

Merdeka! Bebaskan Hari Aktifmu. Lepaskan Belenggu Racun dari Tubuhmu

Agustus bulan kemerdekaan penuh perayaan. Banyak pertandingan dan perlombaan. Saya mau cerita perayaan tujuh belasan ala-ala warga Kecamatan Babakan Ciparay.

Seluruh rangkaian acara diumumkan satu bulan sebelumnya. Jadwal pertandingan ditempel di setiap warung. Khusus lomba, biasanya dilaksanakan pada hari H. Tepat tanggal 17 Agustus.

Di antara 3 cabang olahraga yang ditandingkan. Bola volley selalu menjadi tontonan favorit. Selalu berhasil menyedot para tukang dagang untuk menggelar dagangannya. Baik pada saat babak penyisihan maupun final. Warga akan datang bergerombol. Untuk belanja?? Ya, untuk nonton juga atuh. Jajan mah efek samping. Kaleeeem. Lanjutkan membaca “Merdeka! Bebaskan Hari Aktifmu. Lepaskan Belenggu Racun dari Tubuhmu”

woman empowerment

Rokok Harus Mahal dan Dibatasi

Hari Minggu dalam perjalanan menuju tempat aerobic, saya berpapasan dengan segerombolan dengan anak laki-laki. Taksiran saya mereka sekitar kelas 4 – 6 SD. Jadi sekitar umur 10 – 12 tahun. Dilihat dari pakaiannya sepertinya mereka hendak bermain bola. Tempat saya aerobik masal memang masih banyak lahan kosong yang sering dimanfaatkan untuk berolahraga pada akhir pekan.

Ada yang membawa tas ransel dan ada pula yang membawa bola. Tapi rupanya, pakaian itu hanya untuk mengecoh. Mereka tidak berolahraga sesuai pakaiannya tapi malah bergerombol di salah satu bangunan kosong dan merokok. Salah satu anak menyembunyikan sekotak rokok pada sakunya. Lalu membagikan satu persatu rokoknya. Lanjutkan membaca “Rokok Harus Mahal dan Dibatasi”

woman empowerment

Karena Kebaikan Orang

Di awal bulan Agustus ini, ada dua kejadian yang tidak lekas hilang dari ingatan saya. Setiap kali saya mengingatnya, masih sulit untuk dipercaya.

Hari Senin pagi, sudah diniatkan dari beberapa minggu lalu. Saya akan mengambil beberapa foto di trotoar. TKP-nya di Leuwi Panjang sambil nunggu jemputan datang. Ketika saya sedang fokus memotret tiba-tiba ada seorang Aa yang nawarin saya Ojek. Saya menolak tawaran itu. Dengan menjawab pendek “gak”.    Lanjutkan membaca “Karena Kebaikan Orang”